
SERAYUNEWS – Pembayaran biaya Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 menjadi salah satu tahapan penting yang wajib diselesaikan calon mahasiswa.
Tanpa melakukan pembayaran, pendaftaran tidak akan dianggap sah dan peserta tidak dapat mengikuti ujian.
Seiring perkembangan digital, proses pembayaran kini semakin mudah karena bisa dilakukan secara online melalui berbagai bank mitra resmi.
Mulai dari aplikasi mobile banking seperti BRImo, Livin’ by Mandiri, hingga layanan dari BCA, BNI, BSI, dan BTN, semuanya menyediakan akses pembayaran yang cepat dan praktis.
Periode pembayaran UTBK SNBT 2026 dibuka sejak 25 Maret dan akan berakhir pada 8 April 2026 pukul 15.00 WIB.
Peserta diimbau untuk tidak menunda pembayaran hingga batas akhir guna menghindari kendala teknis.
Setiap peserta yang telah mendaftar akan mendapatkan slip pembayaran yang berisi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan kode pembayaran.
Perlu diperhatikan, slip ini memiliki masa berlaku maksimal 2×24 jam sejak diterbitkan. Jika melewati batas waktu tersebut, peserta perlu mencetak ulang kode pembayaran.
Adapun biaya yang harus dibayarkan sebesar Rp200.000. Namun, khusus peserta yang terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah, biaya ini dibebaskan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelum memulai transaksi, ada beberapa hal yang perlu dipastikan oleh peserta. Pertama, siapkan NISN yang terdiri dari 10 digit serta kode pembayaran sebanyak 8 digit dari portal SNPMB.
Kedua, pastikan saldo rekening mencukupi sesuai nominal biaya.
Selain itu, penting untuk menyimpan bukti pembayaran, baik dalam bentuk struk fisik maupun tangkapan layar (screenshot).
Bukti ini akan digunakan sebagai salah satu syarat saat mengikuti ujian.
1. Cara Bayar UTBK 2026 via BRImo
Bagi pengguna Bank BRI, pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi BRImo. Caranya cukup mudah, dimulai dengan membuka aplikasi dan memilih menu “Tagihan”. Selanjutnya pilih layanan SNPMB, lalu masukkan NISN dan kode pembayaran.
Setelah data muncul, peserta hanya perlu melakukan konfirmasi dan memasukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi.
Setelah berhasil, simpan bukti pembayaran yang tersedia dalam bentuk digital.
2. Cara Bayar Lewat Livin’ by Mandiri
Pengguna Bank Mandiri juga dapat memanfaatkan aplikasi Livin’ by Mandiri. Prosesnya dimulai dengan login ke aplikasi, kemudian memilih menu “Bayar” dan masuk ke kategori pendidikan.
Selanjutnya, peserta memasukkan kode institusi UTBK (umumnya 10000), diikuti dengan NISN dan kode pembayaran.
Setelah memastikan data sesuai, transaksi dapat diselesaikan dan bukti pembayaran akan muncul secara otomatis.
3. Pembayaran Melalui BCA
Nasabah BCA dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi mobile banking dengan memilih menu pembayaran atau tagihan. Pada kategori pendidikan, pilih layanan SNPMB, lalu masukkan data yang diminta.
Setelah konfirmasi, transaksi dapat langsung diproses. Peserta disarankan menyimpan bukti pembayaran sebagai arsip untuk keperluan selanjutnya.
4. Cara Bayar UTBK via BNI
Untuk pengguna BNI, pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi Wondr by BNI. Setelah login, pilih menu “Bayar & Beli”, kemudian pilih layanan UTBK SNBT.
Peserta diminta memasukkan kode pembayaran dan NISN sebelum melanjutkan transaksi. Setelah pembayaran berhasil, bukti transaksi dapat disimpan sebagai tanda sah.
5. Pembayaran Melalui BSI
Bank Syariah Indonesia (BSI) juga menyediakan layanan pembayaran melalui aplikasi BYOND by BSI. Peserta dapat masuk ke menu “Bayar & Beli”, kemudian memilih kategori akademik.
Selanjutnya, masukkan kode biller UTBK (biasanya 1016) beserta data NISN dan kode pembayaran.
Setelah konfirmasi, transaksi akan diproses dan bukti pembayaran dapat langsung disimpan.
Dengan memahami alur pembayaran serta memanfaatkan layanan digital dari berbagai bank, proses pembayaran UTBK 2026 dapat dilakukan dengan lebih cepat, aman, dan efisien.***