
SERAYUNEWS — PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan Jembatan BH 1109 pada petak jalan Prupuk–Linggapura dalam kondisi aman untuk dilalui kereta api.
Kepastian ini disampaikan setelah Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI, Dadan Rudiansyah, turun langsung meninjau progres penguatan jembatan pada Kamis (16/4/2026). Peninjauan tersebut turut didampingi Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Rangga Putra Maulana, beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen KAI menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional perjalanan kereta api.
“Kami memastikan seluruh proses penguatan berjalan sesuai standar dan kondisi jembatan tetap aman dilalui kereta api,” ujar Rangga.
Sejumlah langkah penguatan terus dilakukan, salah satunya melalui pemasangan sheet pile di area pilar jembatan. Upaya ini bertujuan menjaga kestabilan struktur, terutama saat menghadapi peningkatan debit air dan curah hujan tinggi.
Rangga menjelaskan, jembatan tersebut telah melalui penanganan intensif dan kini berada dalam pengawasan ketat. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh aspek keselamatan tetap terpenuhi.
“Seluruh jembatan di wilayah Daop 5 Purwokerto berada dalam pengawasan berlapis, termasuk dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Pemeriksaan rutin dan langkah mitigasi kami lakukan secara terencana agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.
KAI juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI juga meninjau Stasiun Bumiayu guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.