
SERAYUNEWS – Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Dusun Rawajaya, Desa Rawajaya, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Rabu (8/4/2026) sore. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Berdasarkan laporan Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, insiden terjadi sekitar pukul 15.15 WIB.
Rumah yang terbakar diketahui milik Turiman (50), seorang buruh, yang saat itu dikontrakkan kepada orang lain.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan kebakaran bermula saat penghuni meninggalkan rumah untuk membeli kebutuhan warung.
“Sekitar pukul 15.15 WIB, penghuni rumah meninggalkan rumah dalam kondisi tidak terkunci. Selang kurang lebih 10 menit, mereka mendapat kabar bahwa rumah sudah terbakar,” jelas Gatot.
Setelah mendapat kabar, penghuni langsung meminta bantuan warga untuk menghubungi Pos Damkar Sidareja. Petugas pun segera menuju lokasi kejadian.
Saat tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan warga menggunakan peralatan seadanya. Meski demikian, petugas tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
“Respons time sekitar 10 menit. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pendinginan dan pendataan,” ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, petugas menghabiskan sekitar 2.000 liter air.
Hasil sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Namun, api sempat melahap sebagian besar bangunan rumah semi permanen berukuran 7×7 meter, termasuk ruang tamu, kamar tidur, dan area warung.
Sejumlah barang berharga juga ikut hangus, seperti televisi, kulkas, sofa, pengeras suara, hingga telepon genggam.
“Total kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta,” tambah Gatot.
Pasca kejadian, Damkar Cilacap mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik.
Petugas juga melakukan pendataan serta sosialisasi kepada warga terkait pencegahan kebakaran.
“Harapannya masyarakat bisa lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.