
SERAYUNEWS – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kembali memperlihatkan ketatnya persaingan untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Sejumlah program studi tercatat memiliki tingkat selektivitas sangat tinggi akibat jumlah pendaftar yang jauh melampaui kapasitas penerimaan.
Mengacu pada data peminat tahun 2025 pada laman resmi SNPMB, program studi Hubungan Masyarakat di Universitas Indonesia menempati posisi teratas sebagai jurusan dengan tingkat persaingan paling tinggi.
Fenomena ketatnya seleksi ini terjadi di berbagai PTN unggulan di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Airlangga.
Tingginya minat terhadap kampus-kampus tersebut membuat peluang untuk lolos semakin kecil. Dalam beberapa kasus, satu kursi dapat diperebutkan oleh ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Program studi Hubungan Masyarakat di Universitas Indonesia menjadi jurusan dengan tingkat keketatan tertinggi karena jumlah pendaftarnya sangat besar, sementara daya tampung yang tersedia relatif terbatas.
Selain faktor kuota, prospek kerja yang luas juga memengaruhi tingginya minat. Lulusan jurusan ini memiliki peluang berkarier di berbagai sektor, mulai dari media, perusahaan swasta, hingga lembaga pemerintahan.
Di sisi lain, reputasi UI sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia turut meningkatkan daya tarik jurusan tersebut di mata calon mahasiswa.
Jurusan dengan persaingan tinggi adalah program studi yang memiliki ketidakseimbangan antara jumlah pendaftar dan kapasitas penerimaan. Semakin besar jumlah peminat dan semakin sedikit kuota, maka peluang diterima akan semakin kecil.
Kondisi ini membuat calon mahasiswa perlu lebih selektif dalam menentukan pilihan program studi.
Daftar berikut menunjukkan program studi dengan tingkat kompetisi tertinggi yang patut menjadi perhatian.
Daftar ini mencerminkan dominasi jurusan di bidang kesehatan, teknologi, komunikasi, serta bisnis yang saat ini banyak peminat.
Beberapa faktor ini memengaruhi tingginya minat terhadap jurusan-jurusan tersebut.
Jurusan seperti Kedokteran dan bidang teknologi menjadi incaran karena memiliki prospek masa depan yang stabil.
Melihat kondisi tersebut, calon mahasiswa perlu menyusun strategi yang tepat. Jangan hanya berfokus pada jurusan favorit. Pertimbangkan kemampuan diri serta peluang diterima.
Pemahaman terhadap data keketatan dapat membantu peserta dalam menentukan pilihan yang lebih realistis dan meningkatkan kemungkinan lolos seleksi.
SNBT 2026 akan kembali berlangsung kompetitif, terutama pada jurusan-jurusan favorit di PTN ternama. Program studi Hubungan Masyarakat di UI menjadi yang paling ketat berdasarkan data terbaru.
Dengan memahami tingkat persaingan ini, calon mahasiswa dapat mengambil keputusan yang lebih matang dalam memilih jurusan dan kampus tujuan.***