
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Banyumas terus menjaring putra-putri terbaik daerah melalui seleksi lanjutan calon Paskibraka 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nur Hadie, secara resmi membuka tahapan seleksi di Sasana Krida GOR Satria, Senin (13/04/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyumas, Eko Heru Surono.
Seleksi lanjutan ini menjadi tahap krusial dalam menentukan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat kabupaten.
Pada tahap ini, peserta menghadapi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Inteligensi Umum (TIU).
Kedua tes ini dirancang untuk mengukur pemahaman nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, serta kapasitas intelektual peserta.
Antusiasme pelajar Banyumas tahun ini terbilang tinggi. Dari 369 pendaftar, sebanyak 329 siswa (182 putra dan 147 putri) lolos verifikasi administrasi.
Setelah melewati seleksi awal, jumlah peserta mengerucut menjadi 245 siswa, terdiri dari 149 putra dan 96 putri.
Kepala Bakesbangpol Banyumas, Eko Heru Surono, menjelaskan bahwa peserta yang lolos tahap ini akan menjalani serangkaian seleksi lanjutan dengan jadwal padat.
“Peserta yang lolos hari ini akan mengikuti serangkaikan tes yaitu tes kesehatan 14 April, seleksi Parade 15 April, Seleksi Kesamaptaan 24 April, seleksi kepribadian tanggal 22-23 April sekaligus Pengumuman yang akan memilih 30 Calon Paskibraka yaitu 20 putra dan 10 putri,” katanya.
Kuota yang diperebutkan sangat terbatas, yakni hanya 30 orang yang akan terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Banyumas 2026.
Sekda Agus Nur Hadie memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah lolos hingga tahap ini. Ia menegaskan bahwa proses seleksi berjalan transparan dan bebas intervensi.
“Ini adalah sebuah kebanggaan tidak hanya untuk kalian, tetapi juga untuk orang tua dan sekolah,” ujarnya.
Ia juga menilai tingginya minat peserta sebagai indikator kuatnya semangat nasionalisme generasi muda Banyumas.
“Hal tersebut menunjukkan bahwa kalian adalah putra-putri pilihan yang telah menyisihkan rekan-rekan lainnya,” tambahnya.
Agus menegaskan bahwa hasil seleksi sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta.
“Kelulusan kalian adalah murni hasil dari usaha, kesiapan dan kapasitas diri masing-masing,” kata dia.
Sekda juga berpesan agar peserta tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembentukan karakter.
“Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan bersainglah secara sehat. Apapun hasilnya, jadikan sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter di masa depan,” katanya.
Ia turut mengingatkan panitia seleksi agar menjaga integritas dengan bekerja secara objektif, profesional, dan penuh tanggung jawab hingga seluruh tahapan selesai.