
SERAYUNEWS– Sebanyak lebih dari 1.280 jemaah calon haji asal Kabupaten Cilacap akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Para jemaah ini tergabung dalam kloter 76 hingga 81 yang masuk dalam gelombang terakhir pemberangkatan haji Indonesia.
“Jemaah haji Kabupaten Cilacap yang sejumlah 1.280 lebih itu tahun ini adalah kloter terakhir, yaitu kloter 76, 77, 78, 79, 80, dan sebagian di 81,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Cilacap, Banu Tolib, Kamis (9/4/2026).
Adapun jadwal keberangkatan diperkirakan berlangsung pada 18 hingga 20 Mei 2026. Meski demikian, jadwal tersebut masih bersifat dinamis menyesuaikan kebijakan pusat.
“Agenda di jadwal, mungkin dinamis masih bisa berubah, itu berangkat sekitar tanggal 18 dan 19 Mei,” jelasnya.
Banu menyampaikan, saat ini pihaknya masih terus mematangkan berbagai persiapan operasional haji tahun 1447 Hijriah. “Untuk tahun keberangkatan 2026 kita sedang proses progres persiapan operasional haji,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Arab Saudi tetap membuka penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, meski situasi global tengah diwarnai dinamika geopolitik.
“Pemerintah Arab Saudi masih siap untuk menyelenggarakan haji di tahun 2026,” ujarnya.
Seluruh jemaah disebut telah menyelesaikan tahap pelunasan dan kini memasuki fase persiapan menjelang keberangkatan. Kegiatan seperti manasik, pengajian Safarul Haji, hingga silaturahmi dengan keluarga mulai dilakukan.
“Jemaah itu sedang prepare sebelum pra-embarkasi ini, termasuk juga silaturahmi ke sanak famili,” ungkap Banu.
Selain itu, jemaah juga diminta memperhatikan kondisi cuaca di Arab Saudi yang saat ini masih tergolong dingin, sehingga perlu menyiapkan perlengkapan yang sesuai.
“Untuk mempersiapkan baju hangat, sweater, kami persilakan untuk mempersiapkan diri itu, karena saat ini masih suasana cuaca dingin di Arab Saudi,” pungkasnya.