
SERAYUNEWS — Kabar baik datang dari Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap. Polresta Cilacap resmi meresmikan Jembatan Merah Putih yang menghubungkan Dusun Ciloning dan Dusun Pengampiran, Rabu (15/4/2026).
Jembatan ini menjadi solusi atas risiko yang selama ini dihadapi para pelajar saat menyeberangi sungai dengan jembatan darurat yang tidak layak.
Kapolresta Cilacap, Budi Adhy Buono, mengungkapkan pembangunan jembatan ini berawal dari laporan masyarakat terkait kondisi jembatan lama yang membahayakan.
“Setiap hari anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai dengan kondisi jembatan yang tidak aman. Ini yang kemudian mendorong kami bersama masyarakat untuk segera membangun jembatan yang lebih layak,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan generasi muda sekaligus mendukung akses pendidikan di wilayah tersebut.
Kini, Jembatan Merah Putih menjadi jalur utama bagi pelajar menuju SD Negeri 05 Karanganyar dan SMP Negeri 3 Gandrungmangu.
Selain itu, akses warga menuju lahan pertanian juga menjadi lebih mudah. Dusun Pengampiran yang dihuni 150 kepala keluarga (825 jiwa) dan Dusun Ciloning dengan 128 kepala keluarga (401 jiwa) kini terhubung dengan lebih baik.
Aktivitas harian warga, termasuk mobilitas anak sekolah, berlangsung lebih lancar dan aman.
Kapolresta mengingatkan pentingnya perawatan jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Ini untuk anak-anak kita. Mari dirawat agar bisa terus dimanfaatkan dengan aman dalam jangka panjang,” tegasnya.
Camat Gandrungmangu, Fathan Adhy Candra, turut mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, manfaat terbesar dirasakan oleh para pelajar yang kini tidak lagi dihantui risiko saat berangkat ke sekolah.
“Jembatan ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak sekolah. Sekarang mereka bisa beraktivitas dengan lebih aman. Ini tentu berdampak positif bagi dunia pendidikan di wilayah kami,” ujarnya.