
SERAYUNEWS-Persekat Kabupaten Tegal harus berjuang untuk keluar dari zona degradasi ajang kasta kedua sepak bola Indonesia yakni Pegadaian Championship. Namun, di tengah usaha itu ada rumor tak sedap terkait gaji pemain.
Persekat saat ini ada di posisi 9 klsemen sementara grup A alias posisi kedua dari bawah. Persekat memiliki 22 poin dari 22 pertandingan. Persekat masih memiliki 5 laga sisa. Jika bertahan di posisi 9 sampai klasemen akhir, maka Persekat akan playoff degradasi melawan posisi 9 grup B. Di playoff degradasi, tim yang kalah akan degradasi ke kasta ketiga yakni Liga Nusantara. Tim yang menang bertahan di Pegadaian Championship.
Saat ini, Persekat tertinggal 6 poin dari PSPS Riau yang ada di posisi 8 klasemen sementara. Maka, laga melawan tuan rumah Bekasi City harus dimenangkan. Persekat dijamu Bekasi City pada Senin (6/4/2026) mulai pukul 15.30 WIB.
Jika mampu mengalahkan Bekasi City, maka jarak Persekat dengan PSPS menjadi tiga poin. Hal itu akan memberi asa bagi Persekat untuk terus mendekati PSPS dan bahkan melewati PSPS.
Tapi tentu saja mengalahkan Bekasi City di kandang mereka bukan perkara gampang. Persekat harus bekerja dengan sangat keras agar bisa mendapatkan tiga poin dari Stadion Patriot Chandrabaga.
Nah, di tengah situasi perjuangan ini rumor tak sedap muncul di Persekat. Hal itu diketahui dari komentar warganet terkait kondisi Persekat. Rumor yang berkembang adalah ada pemain yang belum dilunasi gajinya.
Jika memang rumor ini benar adanya, maka akan makin berat bagi Persekat untuk bangkit. Sebab, sulit mengandalkan tim yang juga memiliki masalah terkait gaji. Jika rumor ini benar dan tidak segera diselesaikan, maka bisa saja membuat Persekat makin terpuruk.