
SERAYUNEWS – Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027.
Perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Ketenagakerjaan ini menawarkan kesempatan kuliah gratis melalui program beasiswa penuh bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK yang berhasil lolos seleksi.
Program ini menjadi salah satu alternatif pendidikan tinggi yang menarik, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi tanpa terbebani biaya pendidikan sekaligus memperoleh keterampilan relevan dengan dunia kerja.
Pada penerimaan tahun ini, Polteknaker membuka dua jalur seleksi, yakni Seleksi Berdasarkan Prestasi (SBP) dan Seleksi Berdasarkan Tes (SBT).
Kedua jalur tersebut bertujuan untuk menjangkau calon mahasiswa dengan latar belakang yang beragam.
Jalur SBP diperuntukkan bagi siswa kelas XII tahun 2026 yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik. Seleksi ini menitikberatkan pada rekam jejak prestasi selama masa sekolah.
Sementara itu, jalur SBT terbuka bagi lulusan tahun berjalan maupun lulusan tahun sebelumnya. Peserta pada jalur ini akan melalui serangkaian tahapan seleksi berbasis tes, mulai dari ujian tertulis, diskusi kelompok, hingga wawancara.
Dengan adanya dua jalur ini, Polteknaker memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk mengakses pendidikan vokasi berkualitas.
Polteknaker menawarkan tiga program studi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, yaitu D-IV Relasi Industri, D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta D-III Manajemen Sumber Daya Manusia.
Program studi Relasi Industri menjadi salah satu yang unik karena berfokus pada hubungan industrial, hukum ketenagakerjaan, serta proses mediasi antara pekerja dan perusahaan.
Sementara itu, program studi K3 mencetak tenaga profesional yang mampu memastikan keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja.
Adapun program studi Manajemen Sumber Daya Manusia berfokus pada pengelolaan tenaga kerja, mulai dari proses rekrutmen hingga pengembangan kompetensi.
Ketiga program ini relevan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang, sehingga lulusan akan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, seperti berstatus sebagai Warga Negara Indonesia, memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta merupakan lulusan SMA/SMK/MA/MAK dari semua jurusan.
Untuk jalur SBP, terdapat persyaratan tambahan, di antaranya berasal dari sekolah dengan akreditasi A serta memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten atau kota.
Selain itu, peserta juga harus masuk dalam daftar siswa yang direkomendasikan oleh sekolah.
Sementara pada jalur SBT, peserta hanya terbatas pada usia maksimal 25 tahun per 30 Juni 2026 dan wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Khusus bagi pendaftar program studi K3, terdapat syarat tambahan. Pendaftar tidak mengalami buta warna, yang harus menyertakan surat keterangan dari instansi kesehatan resmi.
Proses pendaftaran untuk jalur SBP telah dibuka sejak 23 Februari hingga 13 Mei 2026. Tahapan selanjutnya meliputi pengumuman administrasi, wawancara, hingga registrasi ulang bagi peserta yang lolos.
Lalu, jalur SBT dibuka mulai 2 Maret hingga 7 Juni 2026. Peserta akan melalui tahapan seleksi administrasi, ujian, diskusi kelompok, serta wawancara sebelum akhirnya diumumkan hasil akhir seleksi.
Setiap tahapan memiliki jadwal ketat, sehingga calon peserta sebaiknya memperhatikan setiap tenggat waktu agar tidak kehilangan kesempatan.
Program beasiswa penuh dari Polteknaker mencakup pembiayaan pendidikan secara menyeluruh. Hal ini memberikan peluang besar bagi siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tapi ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Selain itu, pendekatan pendidikan vokasi juga menjadi nilai tambah. Kurikulum yang berfokus pada praktik dan kebutuhan industri akan menghasilkan lulusan yang siap kerja.
Dengan kombinasi antara pendidikan gratis dan prospek karier, Polteknaker menjadi salah satu pilihan strategis bagi lulusan SMA/SMK yang ingin langsung terjun ke dunia profesional.***