SERAYUNEWS-Pemerintah Kabupaten Cilacap terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak. Hal ini ditandai dengan pelantikan pengurus Forum Anak Cilacap (Foraci) periode 2025–2027 oleh Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, pada Rabu (14/5/2025) di Hotel Sindoro, Cilacap.
Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, pelajar, serta aktivis perlindungan anak tersebut, Ammy secara resmi melantik 50 anak terpilih dari total 134 peserta seleksi yang berasal dari kalangan SMP dan SMA se-Kabupaten Cilacap. Para pengurus baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak.
Wabup Ammy menegaskan bahwa peran anak tidak boleh dipandang sebelah mata dalam proses pembangunan daerah. Ia mendorong anak-anak Cilacap untuk menjadi pelopor dalam membangun kebiasaan positif dan menyebarkannya di lingkungan mereka.
Lebih dari itu, mereka juga diajak menjadi pelapor ketika menemukan berbagai hambatan dalam pemenuhan hak anak, seperti kasus kekerasan, pelecehan, hingga bullying.
“Anak-anak dapat berperan sebagai pelopor tindak pencegahan kekerasan terhadap anak. Mudah-mudahan dengan keberadaan forum ini, ke depan kasus bullying, pelecehan, dan kekerasan terhadap anak-anak dapat kita tekan bersama,” tegas Ammy.
Ammy juga menyampaikan keprihatinannya atas masih tingginya angka kekerasan terhadap anak di Cilacap. Oleh karena itu, ia menilai peran Foraci sangat strategis sebagai ruang aman sekaligus wadah partisipasi aktif anak-anak dalam memperjuangkan hak-haknya.
“Anak-anak harus diberi ruang aman dan kepercayaan agar berani bersuara. Ini penting agar mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal, bebas dari rasa takut,” tambahnya.
Lebih dari sekadar organisasi formal, Foraci diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan yang menyuarakan isu-isu anak secara nyata. Forum ini juga menjadi representasi suara anak dalam kebijakan daerah yang menyangkut kehidupan mereka.
Dengan pelibatan aktif anak-anak melalui Foraci, Pemerintah Kabupaten Cilacap ingin memastikan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bukan hanya tugas orang dewasa, melainkan juga tanggung jawab bersama yang melibatkan suara dan tindakan anak-anak sebagai bagian dari solusi.